Sentuhan merupakan sarana interaksi yang menduduki urutan ketiga setelah penglihatan dan pendengaran. Sentuhan barangkali merupakan sarana interaksi yang lebin penting, terutama pada orang buta, selain suara (jika ia tidak tuli). Sebagai contoh, ada sistem penghalamanan yang menggunakan getaran untuk menarik perhatian pengguna. Jari jemari sangat sensitif terhadap perubahan tekanan.Tetapi sensasi tekanan ini akan turun pada aplikasi yung sifatnya konstan. Pada sebuah sistem, sensitivity sentuhan lebih dikaitkan dengan aspek ergonomis. Sebagai contoh, dalam penggunaan papan ketik atau tombol.
kita manusia akan lebin merasa nyaman apabila tangan kita merasakan adanya sensasi sentuhan. Barangkali Anda pernah mengeluh, seperti halnya penulis, ketika menggunakan papan ketik yang menurut Anda tidak atau kurang menimbulkan sensasi sentuhan yang nyaman. Keluhan ini biasanya dikaitkan dengan posisi dan bentuk tombol-tombolnya, Keluhan tersebut juga dapat disebabkan karena pengoperasian tombol-tombol tersebut kadang-kadang harus dilakukan dengan penekanan yang cukup
berat atau malah terlalu ri-ngan, Pada kasus yang pertama, jika tombol tidak ditekan dengan sangat kuat. maka in tidak akan membangkitkan suatu karakter. Sebaliknya ada papan ketik yang cukup senvitif, dengan sedikit sentuhan, tombol itu sudah bekerja.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar