Manusia "merasakan" dunia nyata dengan menggunakan peranti yang lazim dikenal sebagai panca indera, yaitu mata, telinga, hidung, lidah, dan kulit. Lewat panca indera inilah kita dapat membuat model manusia sebagai pengolah informasi, Tetapi perlu diingat bahwa model ini mempunyai banyak keterbatasan dan hanya berlaku pada kondisi yang sangat terbatas. Orang-orang yang berkecimpung dalam dunia kognitiflah yang banyak memberikan sumbangan pada pemodelan manusia sebagai pengolah informasi. Meski banyak hal dapat diberikan oleh para ahli kognitif, berbagal batasan dan inkonsistensi tetap tidak dapat dihindari sehingga pemodelan yang dapat dilakukan terutama digunakan untuk melakukan prediksi secara kasar dan kurang terinci.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar