Interaksi Manusia dan Komputer

Pengantar


    Sistem komputer terdiri atas tiga aspek, yakni perangkat keras (hard ware), perangkat lunak (software), dan manusia (brainware). Ketiga aspek itu harus saling bekerja sama agar sebuah sistem komputer dapat bekerja dengan sempurna. Dengan kata lain, untuk dapat merancang sebuah sistem interaksi manusia dan komputer yang sempurna, perancang tidak saja harus mengetahui aspek teknis dari sistem komputer tersebut, tetapi juga harus mengerti bagaimana manusia mengolah informasi. Untuk tujuan ini komputer biasanya dimodelkan dengan suatu kombinasi antara pengolah pusat dengan pengingat asosiatif serta pengontrol peranti masukan/keluaran sehingga komponen-komponen itu dapat saling berkomunikasi. Selain itu, komponen-komponen tersebut juga menjadi sarana untuk berkomunikasi dengan dunia nyata. Dengan dipahaminya cara kerja komputer dan komponen-komponennya maka model yang kita inginkan akan dapat dirancang dengan benar.

    Untuk membuat keseimbangan pada model sistem komputer yang telah kita kembangkan, kita juga harus memodelkan manusia dengan cara yang sama. Tetapi hal ini tidak dapat dikerjakan dengan mudah karena adanya perbedaan karakteristik pada setiap orang. Perbedaan karakteristik setiap pengguna menyebabkan keadaan manusia lebin susah diprediksi, kurang konsisten, dan kurang deterministik dibandingkan dengan komputer.

Secara umum, perbandingan kecakapan relatif antara manusia dan komputer dapat dilihat pada Tabel 2.1.


Tabel 2.1

Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Translate