Bagi orang dengan penglihatan dan pendengaran normal, pendengaran merupakan panca indera yang paling penting setelah penglihatan. Meski saat ini belum banyak program aplikasi yang memanfaatkan suara sebagai sarana interaksinya, tetapi beberapa program sudah mulai memanfaatkan media suara untuk memberi umpan balik kepada pengguna. Memang hal ini belum dapat dikatakan sebagai komunikasi interaktif antara komputer dan manusia menggunakan media suara, tetapi perkembangan ke arah itu nampaknya tinggal menunggu saat yang tepat, terutama dengan sudah ditemukannya perangkat keras yang menyangkut dengan DSP (digital signal processing).
Pemanfaatan nyata dari media suara adalah pada dunia multimedia. Kebanyakan manusia dapat mendeteksi suara dalam kisaran frekuensi 20Hertz sampai 20 KHertz, tetapi batas bawah dan batas atas kisaran frekuensi dipengaruhi oleh umur dan kesehatan seseorang. Suara yang berkisar pada frekuensi 1000 - 4000 Hertz menyebabkan pendengaran menjadi lebin sensitif. Selain frekuensi, suara juga dapat bervariasi dalam hal kebisingan (loudness). Jika batas kebisingan dinyatakan sebagai 0 dB (decible), maka setara bisikan mempunyai tingkat kebisingan 20 dB, dan percakapan bias mempunyai tingkat kebisingan antar 50 dB sampai 70 dB. Kerusakan telinga akan terjadi jika seseorang mendengar suara yang mempunyai kebisingan lebih dari 140 dB.
Sensitivity pada frekuensi dan kebisingan suara berbeda untuk setiap orang. Selain itu, untuk orang yung sama, sensitivity pada frekuensi dan kebisingan suara untuk waktu yang berbeda juga berbeda. Meskipun suara merupakan media interaktif kedua setelah penglihatan dalam hal penyajian informasi kepada pengguna, tetapi penggunaan suara juga dapat menyebabkan rasa jengkel pada pengguna. Karena suara merupakan media yang invasif. penggunaan suara dalam interaksi manusia dan komputer memerlukan pertimbangan dan perancangan yang seksama. Seperti pada penggunaan kombinasi warna, "penempelan" suara pada sebuah program aplikasipun memerlukan pengalaman.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar