Interaksi Manusia dan Komputer

Register Sensori



        Model persepsi, kognisi, dan pengingat manusia secara lebin terinci tersaji pada Gambar 2.2 (Downtown dan Leedham, 1992), Model ini dibuat terutama untuk menunjukkan aliran informasi di dalam sensor,pengingat, dan pengolah intelektual. Selain itu model ini juga berkaitan dengan penyajian informasi di dalam otak manusia.




Gambar 2.2


        Model persopsi, kognisi, dan pengingof manusia Pengolahan perseptual, yang melayani hubungan organ-organ sensori (seperti mata, terlinga, dan sebagainya) ke otak, dapat dipandang sebagai sekumpulan register penyangga sementara. Informasi yang masuk akan disimpan pada bagian ini sebelum dilewatkan ke pengolah perseptual. Di sini informasi dinyatakan dalam bentuk tak terproses atau tak terkodekan. Dengan kata lain, informasi akan disimpan dalam bentuk fisik. bukan dalam bentuk simbolik yang mungkin dapat digunakan pada pengolahan kognitif.
Pengalaman menunjukkan bahwa register sensori penglihatan mempunyai persistensi atau kemenetapan sebesar 0.2 detik, sementara untuk register sensori pendengaran mempunyai persistensi sekitur 2 detik.
Kebanyakan orang sangat menyadari adanya efek persistensi penglihatan yang banyak sekali dicksploitasi lewat TV maupun film untuk membuat sederetan citra diskret muncul sebagai citra yang bergerak secara kontinu.Persistensi pendengaran lebih sukar untuk ditunjukkan, meski tetap dipandang sebagai hal yang sangat penting dalam pengolahan ucapan oleh otak.
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Translate